RSS

Colchicine atau biasa juga disebut kolkhisin…

13 Apr

Colchicine, Zat Hebat yang dapat Menggandakan Kromosom Tanpa Mutasi Genetik

Oleh : Arhamin Kr, S.Hut

Colchicine adalah senyawa alkaloid yang dihasilkan dari ekstrak umbi dan akar tanaman Colchicum autumnale Linn. warnanya kuning pucat dan biasanya akan berubah bila terkena cahaya. Colchicine tersedia dalam bentuk bubuk, dapat larut dalam air, ether, dan benzene. sangat aktif dalam konsentrasi rendah (Eigsti dan Dustin, 1957). Penggunaan konsentrasi yang tepat akan menghasilkan tumbuhan yang terpoliploid.

Tumbuhan yang terpoliploid adalah tumbuhan yang mempunyai lebih dari dua set kromosom atau genom dalam sel somatisnya. Beberapa ciri tumbuhan yang terpoliploid antara lain inti dan isi sel lebih besar, daun dan bunga bertambah besar, dan dapat terjadi perubahan senyawa kimia termasuk peningkatan atau perubahan pada jenis atau proporsi karbohidrat, protein, vitamin, atau alkaloid (Poespodarsono, 1988).

Namun, untuk mendapatkan konsentrasi yang efektif dalam penggunaan diperlukan percobaan, bahkan mungkin tak cukup dengan satu rancangan percobaan. Hal ini disebabkan oleh kepekaan terhadap perlakuan colchicine berbeda diantara spesies tanaman/tumbuhan, oleh karena itu baik konsentrasi maupun waktu perlakuan akan berbeda untuk setiap spesies, bahkan untuk bagian tanaman yang berbeda, konsentrasi dan waktu perlakuan akan berbeda pula. Untuk tunas, pemberian colchicine dapat berupa larutan yang ditetes atau agar yang dioleskan setiap 2 atau 3 kali seminggu dengan konsentrasi 0,5 % sampai 1,0 % (Poespodarsono, 1988).

Cara kerja zat colchicine ini terbilang unik, ia menghambat terjadinya pembelahan sel dan menyebabkan penggandaan kromosom. Sehingga dapat dipastikan bahwa tidak ada mutasi genetik yang dilakukan. Sehingga beberapa ciri morfologi yang dapat diperhatikan adalah terjadinya perubahan ukuran pada tumbuhan/tanaman tersebut (pada wilayah pertumbuhan yang terkena zat colchicine).

Pemakaian colchicine yang pernah dilakukan oleh para peneliti selama ini menggunakan dua metode : 1). Mengoleskan atau meneteskan larutan colchicine pada bagian tanaman yang sedang meristematis atau sering juga disebut dengan “drop method”, 2). Diberikan dalam bentuk campuran agar yang dibalutkan pada bagian tanaman yang meristematis, atau disebut juga “agar kapsul method” (Soetarso, 1978 dalam Jenimar, 1988). Namun, pada pemakaian colchicine terhadap benih, beberapa peneliti biasanya menggunakan metode perendaman dengan memperhatikan durasi waktu perendaman.

Menggunakan colchicine untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil jenis-jenis tanaman pertanian atau pun kehutanan dengan menemukan bibit-bibit unggul tanpa merubah genetiknya (kaidah konservasi), menurut saya merupakan hal yang cukup bagus untuk dikembangkan secara terencana dan terukur.

 
1 Comment

Posted by on April 13, 2011 in Ilmiah

 

Tags: , , ,

One response to “Colchicine atau biasa juga disebut kolkhisin…

  1. duka

    November 7, 2013 at 8:18 pm

    izin copas kang..

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: